Senin, 21 Maret 2016





                                 " Rekontruksi Pemahaman DN. Aidit tentang Pancasila "


Siapa orang yang membaca sejarah Indonesia pasti akan tahu siapa orang ini. Dipa Nusantara Aidit atau lebih dikenal dengan DN Aidit. ialah tokoh sentral CC PKI. Aidit identik dengan sejarah bangsa dalam peristiwa berdarah yaitu kudeta 30 September 1965.

Rakyat yang terdidik secara ilmiah perlahan tapi pasti akan menemukan sambungan dari retakan retakan sejarah peristiwa G 3O S PKI.  Namun, saya kali ini bukanlah membahas kejanggalan peristiwa G 30 S PKI namun untuk membahas sedikit tentang pemahaman Aidit mengenai Pancasila. Pemikirannya nya tentang Pancasila dan sikapnya terhadap Pancasila ditulis di bukunya  " Revolusi Indonesia" rangkaian kuliah kuliah. Menarik bahwa selama ini Aidit dan partainya dianggap pengkhianat Pancasila  lalu sampai hari ini rakyat peringati peristiwa tersebut sebagai hari kesaktian Pancasila.

Aidit Menulis

 " Oleh karena Pancasila objektif dan ilmiah, maka kaum Marxis yang berpandangan materialistis,
(iatu meninjau sesuatu dengan bertolak belakang atau kenyataan objektif), menerima Pancasila keseluruhan tanpa reserve. Pancasila menjadi dasar negara RI, karena ia filsafat persatuan atau alat pemersatu bangsa Indonesia "

Dalam rangkaian kuliahnya kepada kader kader komunuis partainya Aidit mentafsir Pancasila sebagai alat pemersatu bangsa. Lalu bagaimana pemahamannya tentang Tuhan yang terkandung dalam Pacasila sedangkan doktrin Marxis menganggap agama sebagai candu

Aidit menulis

" Penerimaan Pancasila tidak berarti bahwa golongan Islam lalu meninggalkan Islamnya begitu pula dengan golongan lainnya."

Di buku "Revolusi Indonesia" DN Aidit mengutip tafsir bung Karno yang dia lah sang penggali Pancasila itu sendiri dalam pidato RESOPIM

" Jangan menggunakan Pancasila untuk memecah belahkan Nasakom, jangan mempertentangkan antara kaum yang satu dengan kaum yang lain, Islam, Komunis, Katholik dan lain lain

Selanjutnya Aidit menjelaskan bahwa Komunisme adalah paham politik bukan agama, Selanjutnya ia membantah bahwa kader kader PKI adalah Atheis

Masih mengutip tafsiran bung Karno sang penggali nilai nilai Pancasila dalm pidato RESOPIM

" Siapa saja yang main main dengan Pancasila dengan maksud engak enggak dan kalau itu terjadi maka ia adalah orang yang sama sekali tidak mengerti Pancasila, atau durhaka, GILA

Kemudian Aidit  dalam rangkaian kuliahnya menjelaskan tentang Budi Nurani Sosial iatu Social Consciousness of Man. Aidit menulis

" Keadilan sosial, kemerdekaan invidu, kemerdekaan bangsa bangsa itu pencuatan ( perwujudan) dari Social Conscouness of Man "

Penulis  ditanam filsafat pancasila oleh parah dosen dari pusat studi Pancasila. Menariknya jika memahami penafsiran Aidit tentang Pancasila yang relevan,  ada keraguan bahwa partai Komunis Indonesia akan durhaka kepada Pancasila.

Aidit mentafsir Pancasila dari sifat masyarakat Indonesia

" Ditinjau dari sifat masyarakat Indonesia, Pancasila memang mencerminkan ide-ide dari kelas dan kekuatan kekuatan sosial yang menuntut kebebasan. "

Aidit sendiri sudah mentafsir filosfiche gronslag pancasila sebagai perjuangan kelas yang dimana perjuangan kelas adalah hakekat dari Marxisme.

Sumber

Revolusi Indonesia " DN Aidit "

Tidak ada komentar:

Posting Komentar